
oleh ngontent
Excel HPP + margin riil per SKU skincare setelah fee/ongkir/voucher + alert batch & expiry (field No. BPOM). Beli sekali, no langganan.
Jualan skincare itu beda. Bukan cuma soal margin — produk lo punya tanggal kadaluarsa, punya batch, harus ada izin edar BPOM. Margin keliatan oke di kepala, tapi setelah fee marketplace, ongkir yang lo tanggung, sama voucher dipotong — produk A masih untung apa enggak? Dan stok yang numpuk di gudang, batch mana yang udah mau hangus?
File ini ngitungin semuanya dalam 1 Excel. Input HPP per produk + harga jual, dapet margin riil per SKU setelah semua potongan, plus verdict: Sehat, Tipis, atau Rugi. Tambahan yang nggak ada di kalkulator margin biasa — kolom batch + tanggal expired + No. BPOM, yang ngalert produk mendekati kadaluarsa biar lo flash sale sebelum modalnya hangus.
Dan ini punya lo. Beli sekali, file-nya di laptop lo. Nggak ada langganan bulanan, nggak perlu connect akun, nggak ada OAuth. Buka, isi, baca verdict — selesai.
Total: 1 file Excel + 1 prompt pack — ready dipakai dalam 15 menit.
Kalkulator HPP gratisan udah banyak — tapi generic, nggak ngerti produk kosmetik. Di sini ada batch + expiry + field No. BPOM yang relevan khusus seller skincare/beauty: lo nggak cuma tahu margin, lo juga tahu batch mana yang mau hangus dan berapa modal yang terancam. Margin riil setelah fee + ongkir + voucher, plus alert expiry — dalam 1 file di harga segini belum ada lawannya.
Nggak cocok kalau lo butuh sistem inventory real-time auto-sync dari marketplace — ini kalkulator + tracker manual, bukan integrasi otomatis.
Field No. BPOM di file ini = catatan internal lo biar satu tempat rekap mana SKU yang udah ada izin edar. Ini bukan pengganti registrasi resmi BPOM — produk kosmetik tetap wajib punya izin edar yang diurus langsung ke BPOM. File ini cuma bantu lo nyatet & nge-track-nya rapi.
Hari pertama buka file → udah ngerti cara baca verdict dari sample data. Dalam 15 menit lo udah bisa input produk lo sendiri dan lihat SKU mana yang rugi diam-diam, batch mana yang harus di-clearance.
Ya. Dibuat no-macro biar compatible di Excel & Google Sheets — formula margin, verdict, dan conditional formatting render di dua-duanya.
Nggak. Field No. BPOM cuma kolom catatan internal biar lo rekap rapi mana SKU yang udah ada izin edar. Registrasi BPOM tetap diurus langsung ke BPOM — file ini di luar itu.
Kepake. Dropdown marketplace ada Shopee, TikTok Shop, Tokopedia — pilih yang lo pakai aja. Fee bisa lo set default di Settings atau override per SKU.
Udah. Itu justru inti file ini — margin riil = harga jual dikurangi fee marketplace, biaya admin, biaya packing, HPP, ongkir yang lo tanggung, dan voucher. Semua bisa lo set di Settings atau per SKU.
Default-nya anchor umum (target margin 25%, fee 8.5%, ambang clearance 60 hari sebelum expired), tapi semua bisa lo ubah di sheet Settings. Saran: pakai default dulu, kalibrasi sesuai toko lo.
Nggak. Free tier semua model bisa (ChatGPT free, Claude free, Gemini). Quota habis? switch ke yang lain — prompt-nya generic. AI di sini layer bonus; value intinya tetap di Excel-nya.
Digital product, no refund. Tapi screenshot preview Excel tersedia di bawah — pastikan lo lihat dulu sebelum beli.
Rp 28.000 — sekali bayar, punya selamanya. No langganan, no connect akun.
Tukar 1× ngopi, dapat kalkulator margin + tracker batch khusus skincare yang harusnya udah ada dari dulu.

Blueprint 7 hari (20 menit/hari) ngotomatisin toko tanpa coding, dari HP — dari WhatsApp Business sampai resep automasi pertama. Plus 8 resep siap-impor + prompt pack.

6 resep otomasi (n8n/Make) siap-import + PDF walkthrough pasang API key step-by-step. Tanpa coding. Jujur: butuh laptop buat setup, tool gratis sampai ~150rb/bln.

Peta keputusan AI/automasi buat owner UMKM non-teknis: flowchart mulai-dari-mana, tabel banding 6 jalur, peringatan jujur, tangga 7 langkah dari HP. Tanpa coding.

40+ prompt fill-in biar ChatGPT/Gemini gratis jadi admin tokomu — balas chat pakai voice toko, follow-up, komplain, upsell, rekap jualan. Dari HP, tanpa coding.